Sabtu, 28 Februari 2015

Perdebatan Dalam Hati

angel-on-heart.jpg


Ufftt ... Susah rasanya kalau sudah ada bisikan² halus melintas di pikiran. Bawaannya mager terus. Sering terlintas di pikiran hasutan² yg mengajak saya untuk tdk melakukan perbuatan baik. Hingga pernah suatu saat saya benar² merasakan dampak buruk dari bisikan halus tersebut. Seperti ada dua insan yg saling memberi masukan di dalam hati saya. Antara yg jahat dan yg baik. Seperti yg banyak di ilustrasikan di berbagai film. Sekiranya seperti ini :

Jahat : "Sudahlah dam, nanti aja ngerjain tugasnya. Masih ada banyak waktu ini, tenang aja."

Baik : "Jangan dam, mendingan sekarang aja kmu ngerjain nya. Lebih cepat lebih baik."

Jahat : "masih lama ini waktunya, kamu kan bisa nyantai dulu."

Baik : "Jangan turuti dia dam, dia itu jahat. Ikutilah apa kata hatimu"

Bisikan² seperti itu kadang sering terjadi ketika ada pekerjaan yg blm terselesaikan, tugas numpuk, ada 2 pilihan yang harus dipilih atau biasa disebut labilisasi, dan sebagainya. Bahkan terkadang di dalam hati saya sering terjadi perdebatan yg tak berujung. Setelah saya goggling ternyata Hasutan atau bisikan jahat tersebut kebanyakan berasal dari bangsa jin dan setan yg biasa disebut "Waswasah". Bisikan itu sangat lembut banget sampe ga terasa masuk ke dalam hati kita. Bisikan² halus yang mengandung rayuan, bujukan, dan tipuan untuk melakukan kejahatan, maksiat, dan pengingkaran terhadap Allah Swt.

jahat-v-baik.jpg



Emang sih kita itu gatau persis gimana setan berbisik, tapi efek dari bisikan itu dapat sangat dirasakan dan dilihat dalam kehidupan nyata. Seperti percakapan diatas tadi. Jadi pada dasarnya "lapangan kerja jin, setan, dan iblis adalah hati dan pikiran manusia" karena itu hati dan pikiran harus selalu waspada. Dengan mengingat Allah SWT. melalui dzikir, itulah jalan yg menurut saya paling ampuh, bahkan satu-satunya jalan untuk membentengi bisikan rayuan tersebut. Dari ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda :

"Sesungguhnya setan bercokol di hati putra-putri Adam, apabila ia lengah setan berbisik, dan apabila ia berdzikir setan menjauh."
(HR. Bukhori)


Tak dapat dipungkiri lagi bahwa bisikan, hasutan, rayuan, dan tipu daya yg sering terlintas itu adalah ulah setan dkk. Dan rasanya perdebatan di dalam hati ini pun akan selalu ada. Tinggal gimana sikap kita tuk menanggapi hasutan² tersebut. :)

Read More

Minggu, 22 Februari 2015

Perilaku Nilai positif orang yang berilmu dan bekerja keras

Selamat malam semuanya.. Malam ini adalah malam yg tepat untuk menyoroti tentang kaum muda yg menjadi penentu keberhasilan suatu bangsa di masa depan kelak. Di jaman sekarang, generasi muda mudi harus cepat bergerak, gesit, dan lincah. Dalam artian bahwa kita harus semangat tuk melanjutkan nasib bangsa kedepannya. Oleh karena itu harus kita harus berilmu dan memiliki semangat bekerja keras. Ada beberapa catatan harian di buku tulis saya ttg Perilaku dan nilai positif orang yg berilmu dan bekerja keras yg sayang kalau tak disebarkan walaupun, udh ribuan orang yg membahasnya.

Berilmu


Berilmu itu artinya pandai atau tidak bodoh, cerdas atau pintar. Berilmu adalah sikap perilaku yg didasarkan pada ilmu pengetahuan yg dimilikinya. Manusia yg berilmu adalah manusia yang memiliki ilmu pengetahuan, dan mau menggunakan akal sehatnya untuk berpikir jernih. Ilmu sendiri yg kelak akan menuntut kita meraih kesuksesan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.

Mencari ilmu itu banyak caranya, salah satunya adalah membaca. Membaca buku, membaca artikel, membaca proses kehidupan, membaca sebab dan akibat yg terjadi di bumi ini, Dgn membaca kita bisa tau. Dgn membaca kita bisa mengerti. Membaca adalah gerbang pembuka segala ilmu pengetahuan. Al-Qur'an pun telah menjelaskan ttg perintah membaca. Allah SWT berfirman :

"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (Q.S Al Alaq [96] 1-5)

Jadi, tdk diragukan lagi bahwa membaca itu sangat penting, untuk menjadikan pribadi yg berilmu.

Bekerja keras


Kerja keras berarti melakukan suatu usaha atau pekerjaan secara terus menerus tanpa mengenal lelah dan penuh semangat. Kerja keras juga dapat diartikan suatu tindakan atau perbuatan sepenuh hati yg dilakukan dengan segenap kemampuan yg dimiliki tuk meraih atau mendapatkan sesuatu yg diharapkan. Islam menganjurkan umatnya agar mau bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, islam membenci umatnya yg hanya bermalas-malasan dan tidak mau bekerja keras. Rasulullah SAW. bersabda :

"Bekerjalah kamu untuk duniamu, seakan engkau hidup selamanya. Dan beribadahlah kamu untuk akhirat mu seakan-akan kamu mati besok"
(HR Abu Daud)


Hadits diatas adalah dalil sekaligus motivasi buat kita tuk selalu bekerja keras. Kerja keras sama aja dgn menghargai waktu dan lebih dekat pada hasil yg lebih optimal.

Sebagai seorang muslim, kita harus mengetahui bentuk perilaku dan nilai positif orang yg berilmu dan bekerja keras, agar dapat meneladaninya kedua unsur tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diantara bentuk perilaku orang yg berilmu dan bekerja keras untuk para pelajar seperti saya adalah sebagai berikut :

  1. Slalu siap belajar dalam setiap kesempatan
  2. Berorientasi dan melihat ke depan
  3. Tidak menunda-nunda pekerjaan
  4. Memiliki motivasi yg tinggi dalam belajar



Adapun Nilai positif orang yg berilmu dan bekerja keras adalah sebagai berikut :

  1. Optimis dalam hidupnya
  2. Rajin berdoa dan berusaha
  3. Slalu bersabar
  4. Mendapatkan kedudukan yg tinggi disisi Allah SWT.



Akhir kata, teruslah mencari ilmu sampai ke ujung dunia. Dan abaikan semua rasa malas yg hinggap pada diri sendiri dan cobalah bekerja keras mulai detik ini hingga seterusnya, hingga kalian merasakan manfaatnya.

Read More

Jumat, 13 Februari 2015

Perilaku orang yang beriman pada hari akhir

Selamat malam semuanya .. Kalau kita bicara tentang hari akhir pasti ga akan ada habisnya. Semua misteri, pertanda, bahkan kapan terjadinya pun tak ada seorang pun yang tau. Pada hari itu semua makhluk dilanda kepanikan. seperti laron yang mendekati cahaya lampu, ini akhir dari segalanya. Tak ada makhluk yang selamat dari peristiwa ini. Sejak meninggalkannya Nabi Muhammad SAW. sebenernya kita sudah berada diakhir zaman. Karena Nabi Muhammad SAW. adalah nabi akhir zaman. Jadi bisa dibilang kita hidup di akhir zaman. Zaman dimana yang buruk jadi baik, yang baik jadi buruk. Hampir tak ada perbedaan antara yang baik dgn yang buruk. Rasulullah SAW bersabda :

Akan datang suatu zaman dimana manusia tak lagi mempedulikan apakah yang dia cari itu halal ataukah haram.
(HR. Bukhari dari Abu Hurairah)


Oleh karena itu sebelum terlambat, kita harus terus beribadah kepada Allah SWT. dimanapun kapanpun. Kita pun harus percaya bahwa hari akhir itu pasti ada. sesuai dengan Rukun iman yang ke 5 yaitu iman kepada hari akhir. Jadi, yang dimaksud dengan iman kepada hari akhir adalah mempercayai dan menyakini akan adanya kehidupan yang kekal dan abadi setelah kehidupan dunia yang fana ini.

end-is-near.jpg


Maka dari itu manusia harus percaya bahwa suatu saat nanti dunia yang kita huni beserta isinya akan hancur. Dan akan mulai menjalani kehidupan kekal di akhirat nanti. Ada beberapa contoh perilaku seseorang yang beriman pada hari akhir yang sudah agak lama nempel di buku catatan saya. Daripada nganggur mendingan saya share, biar lebih bermanfaat bagi orang banyak. Berikut ini contohnya, disimak ya :

  1. Semangat dan optimis melakukan amal sholeh.
  2. Menghindari diri dari perbuatan buruk.
  3. Bersikap rendah hati dan tidak sombong.
  4. Mengontrol diri agar tidak tergelincir ke jalan yang tidak diridhoi Allah SWT.
  5. Hidupnya penuh tanggung jawab.

Nah, sekarang pastinya udah pada tau kan gimana perilaku seseorang yang beriman pada hari akhir. Semoga yang belum tau jadi tau, yang sudah tau makin tau dan yang pastinya semoga bermanfaat.

Laksanakan segala apa yang diwajibkan Allah, niscaya kamu menjadi orang yg paling bertakwa.
(HR. Ath-Thabrani)
Read More